GAC Indonesia Tunda Peluncuran Model Baru di GIIAS 2026
GAC Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan meluncurkan model baru pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Keputusan ini diambil karena kondisi pasar otomotif nasional yang dinilai belum ideal untuk menghadirkan kendaraan baru berbasis mesin pembakaran maupun plug-in hybrid.
Penundaan Peluncuran Model E9 dan Emzoom
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengungkapkan bahwa dua model yang direncanakan untuk diluncurkan, yaitu E9 dan Emzoom, ditunda peluncurannya tanpa waktu yang pasti. GAC juga pertama kalinya mengungkap nama Emzoom ke publik, yang merupakan kendaraan bermesin 1.500 cc turbo yang akan tersedia dalam versi internal combustion engine (ICE) maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Andry Ciu menyatakan alasan penundaan tersebut sebagai pertimbangan berbagai faktor eksternal yang memengaruhi industri otomotif, seperti kenaikan harga bahan bakar, ketidakstabilan kondisi ekonomi, dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan yuan Tiongkok.
Alasan Penundaan Kendaraan PHEV
Selain model berbasis mesin konvensional, varian PHEV yang dipersiapkan juga ditunda peluncurannya karena masih menggunakan bahan bakar fosil. GAC memutuskan untuk menunggu hingga situasi kembali stabil sebelum meluncurkan kendaraan baru.
Meski tanpa peluncuran model baru, GAC tetap akan hadir di GIIAS 2026 dan berencana untuk memberikan sejumlah pengumuman strategis terkait pengembangan produk dan bisnisnya di Indonesia selama pameran berlangsung.
