Arus dana masuk ke Exchange Traded Fund (ETF) bitcoin spot di Amerika Serikat melonjak menjadi US$2,4 miliar atau sekitar Rp42,99 triliun hingga 25 September 2026. Aliran dana tersebut menjadi yang terbesar kedua sejak periode yang berakhir pada 10 Oktober 2025, sekaligus mengubah posisi arus dana bersih ETF bitcoin sepanjang tahun berjalan menjadi positif.
Data itu dikutip dari analisis The Block terhadap data SoSoValue, sebagaimana diberitakan pada Minggu (27/9/2026). Perhitungan nilai rupiah menggunakan asumsi kurs dolar AS sekitar Rp17.920.
Arus tahunan berbalik positif
Setelah tambahan dana pada pekan lalu, ETF bitcoin spot mencatatkan surplus arus dana sekitar US$934,1 juta atau Rp16,7 triliun secara year-to-date (YTD). Perubahan dari posisi negatif menjadi positif tersebut terjadi pada Selasa.
Sebelumnya, produk investasi bitcoin itu masih membukukan defisit sekitar US$5,8 miliar atau Rp103,9 triliun per 13 Juli 2026. Artinya, dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, arus dana yang masuk mampu menghapus defisit tersebut dan mendorong posisi tahunan ke zona surplus.
Besarnya aliran dana sepanjang pekan lalu juga menempatkan periode tersebut sebagai pekan dengan arus masuk terbesar kedua. Posisi pertama masih ditempati pekan yang berakhir pada 10 Oktober 2025, ketika ETF bitcoin menerima dana sekitar US$2,7 miliar atau Rp48,37 triliun.
Pada periode Oktober 2025 itu, aliran dana masuk berlangsung bersamaan dengan kenaikan harga bitcoin hingga mencapai US$126.296 atau sekitar Rp2,26 miliar.
ETF Ether ikut mencatat pembalikan
Perubahan arah arus dana tidak hanya terjadi pada produk berbasis bitcoin. ETF Ether spot juga mencatat arus masuk bersih sebesar US$689,9 juta atau sekitar Rp12,35 triliun pada periode yang sama.
Capaian tersebut berbalik dari kondisi pada pekan sebelumnya, ketika ETF Ether spot mengalami arus keluar sekitar US$140 juta atau Rp2,5 triliun. Dengan demikian, dana yang masuk pada pekan terakhir tidak hanya menutup arus keluar sebelumnya, tetapi juga menghasilkan arus masuk bersih yang signifikan.
Data tersebut memperlihatkan perubahan posisi arus dana pada dua produk investasi aset kripto yang dipantau dalam laporan tersebut. ETF bitcoin beralih dari defisit tahunan menjadi surplus, sementara ETF Ether membalikkan arus keluar mingguan menjadi arus masuk bersih.
