Pemerintah Kota Kupang mencatat 467 usaha ekonomi kreatif yang aktif pada tahun 2025. Usaha-usaha ini berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Dominasi terjadi pada tiga subsektor, yaitu kriya, kuliner, dan fesyen. Produk-produk seperti tas dan dompet dari kain tenun, jas, baju, dan rok tenun, serta makanan lokal berbahan dasar kelor menjadi unggulan dalam subsektor ini.
Tren pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Kupang menunjukkan peningkatan yang positif dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan adanya peluang yang terbuka lebar bagi industri kreatif di masyarakat. Pemerintah Kota Kupang pun berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para pelaku ekonomi kreatif. Upaya pengembangan juga dilakukan melalui pelatihan dan pemasaran produk-produk kriya untuk meningkatkan motivasi para peserta.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina MD Gheta, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif di Kota Kupang memiliki potensi besar ke depannya. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, penting untuk terus mengembangkan event dan pelatihan dalam subsektor ini. Masyarakat diminta untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan usaha ekonomi kreatif mereka.
