Aksi Sosial Tim Pembina Provinsi Bali Bantu Kader Posyandu di Badung
Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali menggelar aksi sosial bertajuk “Membina dan Berbagi” untuk memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu di Kabupaten Badung. Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan di tingkat masyarakat. Bantuan diserahkan langsung kepada 78 orang kader dari Kelurahan Abianbase dan 60 orang kader dari Desa Selat. Total sebanyak 138 kader menerima paket lengkap berisi 30 kilogram beras, 2 keranjang telur, 2 kotak susu, serta majalah panduan Posyandu untuk setiap orang.
Penghargaan untuk Kader Posyandu di Badung
Ketua Tim Pembina Posyandu Badung, Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada para kader di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa kader posyandu adalah pilar utama kesehatan dan kesejahteraan keluarga yang bekerja tulus, ikhlas, dan penuh semangat. Sinergi yang kuat antara tingkat provinsi dan kabupaten menjadi pondasi utama untuk terus memajukan pelayanan Posyandu yang merata, berkualitas, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh hati setiap lapisan masyarakat.
Peran Strategis Posyandu dalam Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, menjelaskan bahwa peran Posyandu sangat strategis dan tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan semata. Posyandu menjadi mitra utama pemerintah desa maupun kelurahan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 telah menetapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan yang berperan luas dan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat, demikian dijelaskan Putri Suastini Koster.
