Tuesday, October 13, 2026

Bank Sentral Eropa Luncurkan Pontes untuk Transaksi Blockchain

Share

Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) resmi meluncurkan Pontes, layanan yang memungkinkan transaksi wholesale berbasis blockchain diselesaikan menggunakan dana bank sentral. Platform ini ditujukan untuk transaksi skala besar antarlembaga keuangan, khususnya yang melibatkan aset digital atau sekuritas ter-tokenisasi.

Dalam langkah yang sama, ECB juga menempatkan sebagian dari portofolio dana internal senilai 23 miliar euro atau sekitar Rp471,93 triliun ke dalam sekuritas digital. Nilai rupiah tersebut menggunakan asumsi kurs 1 euro sebesar Rp20.520.

Menghubungkan blockchain dengan sistem TARGET

Mengutip crypto.news, Senin (21/9/2026), ECB menjelaskan bahwa Pontes menghubungkan platform distributed ledger technology (DLT) yang digunakan pelaku pasar keuangan dengan layanan TARGET milik Eurosystem. Koneksi tersebut memungkinkan transaksi dengan aset ter-tokenisasi diselesaikan menggunakan euro.

Melalui mekanisme itu, komponen kas dalam transaksi berbasis blockchain dapat menggunakan uang bank sentral, bukan hanya dana yang berasal dari lembaga swasta. Deutsche Bank, Santander, dan grup kliring sekuritas Clearstream tercatat sebagai beberapa institusi pertama yang menyelesaikan proses pendaftaran serta memperoleh akses ke Pontes.

Pada tahap awal, layanan tersebut beroperasi pada hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00 waktu Central European Time (CET). ECB berencana memperluas jam operasional dan fungsi Pontes secara bertahap seiring perkembangan layanan tersebut.

Uang bank sentral sebagai jangkar penyelesaian

Peluncuran Pontes merupakan hasil dari proyek yang dikembangkan ECB ketika lembaga keuangan tengah menguji penggunaan DLT dalam penerbitan, perdagangan, dan penyelesaian transaksi sekuritas. Teknologi buku besar terdistribusi memungkinkan pencatatan dan pemrosesan transaksi dilakukan melalui jaringan digital, termasuk untuk instrumen yang telah ditokenisasi.

ECB membedakan mekanisme Pontes dari penyelesaian transaksi menggunakan stablecoin yang diterbitkan pihak swasta maupun bentuk uang komersial lainnya. Institusi yang berpartisipasi di Pontes memperoleh akses terhadap uang bank sentral untuk menyelesaikan bagian kas dari transaksi blockchain.

Pandangan tersebut sebelumnya disampaikan ECB dalam pembahasan mengenai masa depan aset ter-tokenisasi. Crypto.news melaporkan pada Maret bahwa ECB memandang uang bank sentral sebagai jangkar penyelesaian bagi sekuritas ter-tokenisasi, deposito, dan stablecoin.

Anggota Dewan Eksekutif ECB, Piero Cipollone, ketika itu menyatakan bahwa tanpa jangkar tersebut, penjual sekuritas ter-tokenisasi berisiko menerima aset yang menghadapi volatilitas harga atau risiko kredit. Kehadiran Pontes menjadi penerapan dari pendekatan tersebut dalam layanan penyelesaian transaksi berbasis blockchain yang kini mulai digunakan oleh institusi keuangan.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto