Wednesday, May 13, 2026

Basarnas Fokus Evakuasi Aman Korban Tabrakan KA di Bekasi

Share




Kepala Basarnas Instruksikan Evakuasi Tanpa Menggeser Gerbong KRL

Kepala Basarnas Prioritaskan Keselamatan dalam Evakuasi Korban Tabrakan

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Mohammad Syafii memberikan instruksi kepada tim SAR untuk tidak menggeser gerbong kereta dalam upaya evakuasi korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, demi menghindari risiko cedera yang lebih fatal pada Senin malam (27/4).

Teknik Evakuasi dengan Keamanan sebagai Prioritas Utama

Mohammad Syafii memastikan tim penyelamat menggunakan teknik cutting dan lifting untuk memisahkan badan korban dari jepitan logam tanpa menggeser gerbong kereta. Proses ekstraksi dilakukan secara hati-hati untuk memastikan keselamatan korban terjaga. Hal ini sebagai langkah pencegahan agar kondisi korban tidak memburuk selama evakuasi berlangsung.

Insiden tragis ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir – Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur pukul 20.55 WIB. Hingga saat ini, terdapat lima korban meninggal dunia dan tiga dari tujuh penumpang masih terjepit di dalam gerbong KRL nomor 8.

Upaya Evakuasi dan Pencarian Korban

Selain evakuasi korban, tim SAR juga melakukan pencarian menyeluruh di seluruh bagian gerbong untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Barang-barang milik penumpang yang ditemukan akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Proses evakuasi akan terus diperbarui setiap dua jam sekali, seperti yang diinformasikan oleh Direktur PT. KAI Bobby Rasydin dan didampingi oleh Menteri Perhubungan Dudhy Purwaghandy serta Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur.

Sumber: ANTARA


Source link

Baca selengkapnya

Crypto