Wednesday, August 12, 2026

Bupati Sumbawa Ajak Kopi Tepal Bersinar di Festival Ngemar Kawa

Share

Bupati Sumbawa Mendorong Kopi Tepal Jadi yang Terbaik di Dunia

Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Syarafuddin Jarot, memberikan dorongan agar Kopi Tepal dari Kecamatan Batulanteh dikenal secara luas dan menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Dorongan ini disampaikan dalam rangka Festival Ngemar Kawa 2026 di Desa Tepal.

“Saya ingin ketika orang mengingat Sumbawa, mereka ingat kopi. Dan ketika mengingat kopi, mereka langsung ingat Batulanteh,” tegas Bupati. Ia menekankan bahwa festival ini bukan hanya perayaan panen, tetapi juga momentum untuk membangun masa depan Batulanteh sebagai sentra kopi unggulan yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.

Komitmen Sumbawa Hijau Lestari

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk mengembangkan komoditas unggulan lainnya seperti kemiri, alpukat, dan durian melalui program Sumbawa Hijau Lestari. Upaya ini akan didukung dengan pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas petani, perbaikan kualitas dan kemasan produk, serta pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital agar Batulanteh berkembang sebagai kawasan agrowisata pegunungan unggulan di NTB.

Apresiasi dan Sinergi Lintas Sektor

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan, memberikan apresiasi terhadap langkah konkret Pemkab Sumbawa dalam membangun ekosistem kopi dari hulu hingga hilir. Menurutnya, Kopi Tepal sudah memiliki potensi yang besar untuk dikenal luas, terutama setelah dipasarkan di salah satu kafe di Kota Mataram.

Wirawan menilai bahwa Festival Ngemar Kawa adalah wujud sinergi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem kopi, mulai dari peningkatan kapasitas petani, penguatan UMKM, hingga promosi pariwisata berbasis kopi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batulanteh melalui sektor pertanian dan pariwisata.

Adiman, Camat Batulanteh, juga mengapresiasi dukungan pembangunan infrastruktur yang semakin memudahkan akses ke wilayahnya. Baginya, Festival Ngemar Kawa merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen kopi, sekaligus upaya untuk melestarikan adat istiadat, menggerakkan perekonomian, dan mendukung program Sumbawa Hijau Lestari.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto