Wednesday, June 10, 2026

DKP Maluku dan Blue Alliance Kolaborasi Kelola Kawasan Konservasi

Share

DKP Maluku dan Yayasan Blue Alliance Indonesia telah menjalin kerja sama untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi di Maluku selama lima tahun ke depan. Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama, keduanya berkomitmen untuk bekerja sama dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan di daerah tersebut.

Dokumen kerja sama ini disusun selama lebih dari dua bulan dan menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan program yang telah direncanakan. Rencana kerja bersama tahun 2026 mencakup 30 kegiatan dari lima bidang dengan total anggaran Rp2,27 miliar. Alokasi terbesar diberikan pada bidang pengawasan sebesar Rp773 juta, sementara bidang lain seperti pengelolaan ruang laut dan budidaya dan pengolahan juga mendapatkan alokasi anggaran yang signifikan.

Kerja sama ini difokuskan pada tiga kawasan konservasi yang telah ditetapkan, yaitu Romang, Damer, dan Tanimbar. Yayasan Blue Alliance Indonesia siap memberikan dukungan infrastruktur dan alokasi anggaran hingga Rp11 hingga Rp12 miliar untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi di Maluku. Tujuan dari pengelolaan kawasan konservasi ini bukan hanya untuk melindungi ekosistem, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Penerimaan Asli Daerah (PAD) melalui tiga pilar utama, yaitu enforcement and compliance, science and monitoring, serta livelihood and community engagement.

Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan pengelolaan kawasan konservasi di Maluku dapat menjadi lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir serta kelestarian sumber daya laut. Tindakan ini merupakan langkah penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah tersebut.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto