Sebuah investor besar di penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, telah meningkatkan dukungan keuangan kepada sebuah partai politik Inggris yang mengkampanyekan kebijakan terkait kripto. Christopher Harborne, investor yang berbasis di Thailand dan memiliki sekitar 12% saham di Tether, diketahui telah menyumbangkan jutaan poundsterling kepada Reform UK. Donasi tersebut diungkapkan dalam pengajuan terbaru Komisi Pemilihan Umum Inggris.
Berdasarkan informasi dari the Block, kontribusi tersebut mencakup donasi sebesar 9 juta poundsterling atau sekitar Rp 204,61 miliar (dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di sekitar 22.730) yang diungkapkan tahun lalu. Ada juga kontribusi tambahan sebesar 3 juta poundsterling atau sekitar Rp 68,20 miliar yang diberikan pada bulan November, yang baru-baru ini diungkapkan dalam pengajuan peraturan, seperti dilansir oleh the Guardian.
Reform UK yang dipimpin oleh Nigel Farage telah mengangkat aset digital sebagai bagian inti dari platform ekonominya. Partai tersebut berkomitmen untuk menjadikan Inggris sebagai “pusat utama” untuk aset digital, termasuk dengan proposal untuk menurunkan pajak keuntungan modal atas aset kripto menjadi 10% dari tingkat saat ini yaitu 18%. Reform juga menarik perhatian dengan upaya integrasi mata uang kripto dalam penggalangan dana politik. Mereka menjadi partai politik Inggris pertama yang menerima donasi dalam bentuk aset digital pada 2025, memungkinkan para pendukungnya untuk berkontribusi menggunakan mata uang kripto seperti bitcoin.
Namun, langkah ini telah menimbulkan kritik dari sebagian anggota parlemen. Pada bulan Januari, ketua dari tujuh komite parlemen meminta pemerintah untuk melarang donasi mata uang kripto kepada partai politik. Mereka mengkhawatirkan bahwa aset digital dapat menyembunyikan asal usul dana dan berpotensi membuka peluang campur tangan asing dalam sistem pemilihan.
