Dua tokoh kaya yang memiliki hubungan kuat dengan industri aset digital, Ben Delo dan Christopher Harborne, dilaporkan menyumbangkan dana dengan nilai gabungan Rp1,7 triliun kepada Reform UK. Meski keduanya dikenal melalui bisnis dan investasi di sektor kripto, sumbangan politik tersebut tidak disalurkan dalam bentuk mata uang kripto.
Decrypt melaporkan bahwa kedua donasi itu diberikan menggunakan mata uang konvensional. Cara pembayaran tersebut menjadi bagian penting dari laporan ini karena muncul kabar yang belum terkonfirmasi mengenai larangan penggunaan kripto untuk donasi politik di Inggris sejak Maret 2026.
Status kabar tersebut tetap perlu dibedakan dari fakta mengenai bentuk donasi. Laporan yang tersedia hanya memastikan bahwa dana dari Delo dan Harborne diserahkan dalam mata uang konvensional, sedangkan informasi tentang larangan donasi politik menggunakan kripto masih disebut belum terkonfirmasi.
Delo dan Harborne terkait erat dengan industri kripto
Ben Delo membangun kekayaannya sebagai salah satu pendiri BitMEX, bursa yang menyediakan perdagangan derivatif kripto. Sementara itu, Christopher Harborne dikenal sebagai investor di Tether, perusahaan di balik stablecoin yang nilainya dipatok terhadap dolar Amerika Serikat.
Latar belakang kedua penyumbang membuat donasi kepada Reform UK mendapat perhatian khusus. Namun, keterkaitan mereka dengan industri aset digital tidak berarti sumbangan tersebut diberikan menggunakan aset kripto. Informasi yang dilaporkan justru menegaskan bahwa transaksi dilakukan melalui mata uang konvensional.
Tidak ada keterangan dalam laporan mengenai pembagian nilai donasi antara Delo dan Harborne. Informasi yang tersedia berfokus pada hubungan keduanya dengan sektor kripto, bentuk pembayaran yang digunakan, serta rencana Reform UK dalam memanfaatkan tambahan dana kampanye tersebut.
Reform UK menyiapkan penguatan mesin kampanye
Reform UK menyatakan masuknya dana itu akan meningkatkan kemampuan partai dalam menjalankan kampanye. Salah satu prioritas yang disebutkan adalah memperkuat pengelolaan kampanye di daerah pemilihan yang menjadi sasaran partai.
Seorang juru bicara Reform UK mengatakan kepada BBC bahwa partainya kini dapat mempekerjakan hingga 400 manajer kampanye. Para manajer tersebut akan ditempatkan untuk menangani daerah-daerah pemilihan yang telah ditetapkan sebagai target.
Rencana pemanfaatan dana tidak terbatas pada perekrutan manajer kampanye di tingkat daerah. Wakil Pemimpin Reform UK Richard Tice mengatakan tambahan sumber daya itu juga dapat dipakai untuk merekrut tenaga di sejumlah bidang lain yang mendukung aktivitas politik partai.
Bidang yang disebut Tice mencakup media sosial, kebijakan, dan pengelolaan kampanye. Pernyataan tersebut menggambarkan fokus Reform UK dalam memperbesar kapasitas organisasinya, baik untuk kegiatan komunikasi maupun penyusunan kebijakan dan pelaksanaan kampanye.
Partai belum memerinci jumlah tenaga yang akan direkrut untuk masing-masing bidang tersebut. Angka yang telah disampaikan secara spesifik adalah kapasitas untuk mempekerjakan hingga 400 manajer kampanye di daerah pemilihan target, sebagaimana disampaikan juru bicara Reform UK kepada BBC.
