Wednesday, May 13, 2026

Eskalator Mati dan Asap Rokok di Terminal Leuwipanjang: Keluhan Pemudik

Share

Pengguna pemudik di Terminal Leuwipanjang mendapati beberapa masalah yang mengganggu, seperti eskalator yang mati dan penyebaran asap rokok di area terminal selama masa mudik Lebaran. Julian, seorang pemudik dari Palembang, mengeluhkan kondisi eskalator yang mati di Gedung A, memaksa semua penumpang harus menaiki tangga untuk mengakses bus kota. Selain itu, Rizky, seorang pemudik menuju Bekasi, merasa terganggu dengan kehadiran asap rokok yang tidak terkendali di terminal. Hal ini sangat mengganggu kenyamanan penumpang, terutama bagi mereka yang membawa anak-anak.

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat, mengatakan bahwa masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan fasilitas terminal. Asep juga menjelaskan bahwa eskalator sengaja dimatikan karena tidak tersedianya mekanik dari vendor selama liburan. Tentang pengadaan mekanik, Asep menyebutkan bahwa itu merupakan kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Barat.

Terkait dengan asap rokok, Asep mengatakan bahwa terminal sudah memiliki ruang khusus merokok di lantai dua dan area kantor perusahaan otobus. Namun, ia mengakui bahwa masih banyak penumpang yang merokok di area lain dan berkomitmen untuk memperbaiki pengaturan ini dengan menentukan titik tertentu di luar ruangan sebagai area merokok. Ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi semua pengguna terminal.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto