Sunday, August 9, 2026

FBI Ungkap Modus Penipuan Kripto, Pelaku Menyamar Polisi

Share

FBI Beri Peringatan Terkait Penipuan Aset Kripto

Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) melalui kantor lapangan Louisville mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait maraknya penipuan aset kripto yang menggunakan modus menyamar sebagai aparat penegak hukum dan pejabat pemerintah.

Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Polisi dan Pejabat Pemerintah

Dalam modus penipuan ini, pelaku menghubungi calon korban melalui telepon, pesan singkat, atau email, dengan mengaku sebagai polisi, agen federal, atau pejabat pemerintah. Mereka memperingatkan korban mengenai masalah hukum yang sedang dihadapi, seperti ancaman penangkapan, denda, atau proses hukum lainnya.

Korban kemudian diminta untuk segera mengirim uang dalam bentuk aset kripto, seperti Bitcoin, untuk menyelesaikan masalah yang dipercayai. FBI menegaskan bahwa pelaku sengaja memilih pembayaran menggunakan kripto karena transaksi di blockchain bersifat permanen. Aset digital yang sudah dikirimkan hampir tidak mungkin dapat dibatalkan atau dikembalikan kepada pemiliknya.

Berbeda dengan pembayaran menggunakan kartu kredit atau transfer bank yang masih memiliki kemungkinan untuk dibatalkan, pengiriman aset kripto ke dompet digital pelaku umumnya tidak dapat dipulihkan. FBI menekankan agar masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap modus penipuan semacam ini.

Peringatan ini ditujukan khusus kepada warga Kentucky, namun FBI mencatat bahwa pola penipuan serupa telah menyebar ke berbagai wilayah di Amerika Serikat. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat di seluruh negara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya penipuan yang menggunakan aset kripto sebagai alat pembayarannya.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto