Berbagai wilayah di Maluku Utara sedang dihantui oleh cuaca buruk seperti gelombang tinggi dan kecelakaan laut. Oleh karena itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Khususnya, para nelayan dan pengguna moda transportasi laut agar mematuhi aturan keamanan yang diberikan oleh BMKG sebelum berlayar. Gubernur Sherly menekankan pentingnya untuk tidak mengabaikan aturan keselamatan, terutama di tengah curah hujan tinggi dan angin kencang.
Berdasarkan data dari BMKG Sultan Baabullah Ternate, sejumlah wilayah pesisir di Maluku Utara diprediksi akan mengalami gelombang tinggi antara 1,25 hingga 4 meter. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan himbauan dari KSOP terkait keselamatan. Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama BMKG telah berkomitmen untuk memberikan informasi cuaca terkini dan peringatan dini kepada masyarakat agar dapat menjaga keselamatan mereka selama periode cuaca ekstrem di awal tahun 2026.
