Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, telah memberikan peringatan kepada pejabat Pemerintah Provinsi Sumut yang baru dilantik agar tidak terlibat dalam praktik pungli. Bobby menekankan hal ini setelah melantik 308 pejabat di Pemprov Sumut. Ia menegaskan pentingnya untuk menjauhi tindakan pungli karena dapat merugikan banyak pihak.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja pemerintahan Sumut, meningkatkan solidaritas, dan membuat organisasi beroperasi dengan lebih efektif. Bobby juga menekankan bahwa diskusi di OPD harus fokus pada implementasi visi dan misi pemerintah daerah. Kekompakan di lingkungan kerja OPD juga penting, namun harus berdasarkan transparansi dan tidak digunakan untuk menyembunyikan kesalahan.
Seluruh OPD di Pemprov Sumut diharapkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, kreatif, dan proaktif tanpa keluhan berlebihan. Menurut Bobby, jika ada pejabat yang merasa tidak cocok dengan lingkungan kerja tersebut, mereka diperbolehkan untuk mengundurkan diri. Semua arahan dan pesan tersebut telah disampaikan dengan jelas pada pelantikan sebelumnya.
Dengan memasuki tahun kedua kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Bobby menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, dan fokus dalam mencapai tujuan pembangunan dalam batas waktu yang telah ditentukan. Tujuan dari semua pesan yang disampaikan adalah untuk meningkatkan kualitas kinerja dan menegaskan komitmen untuk menjaga kehormatan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
