Kementerian Dalam Negeri telah mengirimkan tim inventarisasi untuk mengumpulkan data dampak bencana dan memantau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini diambil setelah banjir bandang dan longsor melanda ketiga provinsi tersebut. Menurut Safrizal Zakaria Ali, Dirjen Bina Adwil, inventarisasi yang akurat sangat penting untuk percepatan pemulihan pascabencana dan penanganan layanan dasar masyarakat. Tim yang terdiri dari lebih dari seratus pejabat dan staf dilibatkan dalam tugas lapangan ini. Mereka ditempatkan di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, termasuk Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur. Hal ini merupakan komitmen Kemendagri untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa dan kelurahan.
