GMR Airports Siap Bergerak di Pasar Bandara Indonesia
GMR Airports Limited (GMR Airports), perusahaan operator bandara asal India, menyatakan minatnya untuk memperluas investasi di sektor kebandarudaraan Indonesia. Perusahaan ini telah sukses dalam pengembangan Bandara Internasional Kualanamu di Medan dan siap untuk berpartisipasi dalam peluang privatisasi bandara lain di Indonesia.
Melihat Potensi Strategis Indonesia
Business Chairman International Airports & Energy GMR Group, Srinivas Bommidala, menegaskan komitmen perusahaannya untuk ikut serta dalam proses penawaran jika pemerintah Indonesia membuka kesempatan bagi investor swasta. Keputusan akhir untuk berinvestasi sepenuhnya tergantung pada kebijakan pemerintah Indonesia.
Bommidala menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi yang krusial dalam strategi bisnis global GMR Group. Sebagai salah satu negara yang sangat penting, Indonesia menarik perhatian GMR Airports untuk terus meningkatkan investasi di tanah air.
Ekspansi Cakupan Investasi
Meski telah memiliki investasi di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, GMR Airports merasa penting untuk memperluas cakupan investasinya. Bommidala mengungkapkan adanya hubungan sejarah yang kuat antara India dan Indonesia sebagai dasar kokoh untuk kerja sama ekonomi di masa depan.
Dengan kemitraan saat ini dengan PT Angkasa Pura II, GMR Airports terlibat dalam pengelolaan Kualanamu untuk menjadi hub penerbangan internasional utama di kawasan barat Indonesia. Pengembangan ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas dengan Asia Selatan dan menciptakan infrastruktur yang mampu menampung hingga 65 juta penumpang per tahun pada 2047.
Langkah GMR Airports ini juga sejalan dengan strategi pengembangan jaringan penerbangan internasional perusahaan. Melalui Bandara Bhogapuram di India, perusahaan ini berharap dapat memperkuat konektivitas antara India dan Indonesia, serta membuka akses penerbangan langsung ke destinasi internasional lainnya.
Dengan fokus pada operasional yang terintegrasi, GMR Airports ingin membangun platform penerbangan internasional yang tidak hanya menghubungkan ekonomi, tetapi juga mendorong pariwisata, memfasilitasi perdagangan, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat.
