Bitcoin mengalami penurunan drastis dari rekor tertinggi di atas USD 126.000 pada Oktober 2025, memicu kekhawatiran di pasar kripto. Investor mengamati arus dana yang keluar dari kripto namun tanpa menunjukkan tanda-tanda kepanikan. Aset digital ini dulu dianggap sebagai rival emas dalam hal penyimpanan nilai, namun sekarang dipertanyakan. Meskipun harga Bitcoin turun hampir setengah dari nilai tertinggi, investor jangka panjang tetap mempertahankan posisinya. Menurut ahli investasi kripto, arus masuk dan keluar Bitcoin serta ETF kripto baru-baru ini menunjukkan bahwa investor jangka panjang masih yakin pada aset ini meskipun ada beberapa penarikan dana. Misalnya, iShares Bitcoin Trust (IBIT) mengalami arus keluar sebesar USD 2,8 miliar dalam tiga bulan terakhir, namun masih jauh dari tingkat kepanikan. ETF BlackRock, sebaliknya, telah menarik arus masuk sebesar hampir USD 21 miliar dalam setahun terakhir, menunjukkan keyakinan yang tetap kuat dalam aset kripto.
