Program Studi S3 Teknik Sipil UMI Makassar Resmi Dibuka
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 9 Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kemendiktisaintek tentang pembukaan Program Studi S3 Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan. Penyerahan SK ini menandai tonggak penting bagi UMI dalam menyediakan pendidikan doktoral di bidang teknik sipil.
Komitmen UMI Cetak Pemimpin Masa Depan
Rektor UMI, Prof. Dr. Hambali Thalib, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada pihaknya. Ia menekankan bahwa pembukaan program ini bukan sekadar menambah jumlah program studi, melainkan sebuah misi strategis.
“Kami tidak sekadar membuka Program Doktor Teknik Sipil, tetapi menyiapkan insinyur, peneliti, dan pemimpin masa depan yang mampu menghadirkan solusi bagi pembangunan Indonesia melalui ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi,” ujar Prof. Hambali.
Fokus Riset dan Tantangan Pembangunan
UMI berharap program studi baru ini dapat menjadi pusat pengembangan riset yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. Cakupan risetnya sangat luas, mulai dari infrastruktur transportasi, sumber daya air, konstruksi berkelanjutan, mitigasi bencana, hingga pengembangan kota dan wilayah yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Menurut Andi Lukman, pemberian izin pembukaan Program Studi S3 Teknik Sipil menunjukkan bahwa UMI memiliki sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing. Hal ini merupakan persyaratan penting untuk membuka program doktoral. Dengan sudah mempersiapkan dua profesor, UMI layak membuka Program Doktor.
SK ini juga dilihat sebagai sebuah amanah besar bagi UMI. Pihak kampus berkomitmen untuk memberikan pendidikan doktor berkualitas, membangun budaya riset yang kuat, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut.
Pembukaan Program Studi S3 Teknik Sipil di UMI Makassar merupakan langkah strategis dalam mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang dapat menghadapi tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
Sumber: Antara
