Kemenpar Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Bandung
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Sekolah Rakyat dengan menyediakan sebagian lahan Kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Langkah kolaborasi lintas kementerian ini bertujuan untuk menyukseskan agenda prioritas pemerintah di bidang pendidikan. Sekretaris Kementerian Pariwisata (Sesmenpar), Bayu Aji, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kebutuhan dasar bagi anak-anak Indonesia.
Penegakan Kesetaraan Pendidikan
Dalam kunjungannya di lokasi rencana pembangunan bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos), Robben Rico, Sesmenpar Bayu Aji menekankan pentingnya kesempatan yang sama bagi semua anak untuk belajar dan berkembang. Program Sekolah Rakyat sendiri ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Program ini tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter unggul melalui kepemimpinan, keterampilan, nasionalisme, dan keagamaan. Dengan demikian, Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sinergi dan Kolaborasi Lintas Kementerian
Pembahasan detail mengenai rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bandung melibatkan sesi diskusi intensif antara Kemenpar dan Kemensos. Direktur Poltekpar NHI Bandung, Anwari Masatip, menyambut baik kolaborasi lintas kementerian ini sebagai wujud semangat gotong royong dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Poltekpar NHI Bandung siap mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari kontribusi kami terhadap pembangunan nasional,” ujar Anwari. Melalui sinergi antara Kemenpar dan Kemensos, diharapkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
