Politikus Akbar Faizal mengalami masalah dengan mobil listrik BYD Seal miliknya dan menyampaikan keluhannya. BYD merespons klarifikasi ini dengan menjelaskan bahwa dealer telah berkomunikasi dengan semua pihak terkait, termasuk konsumen, untuk menyelesaikan masalah dengan baik dan damai. Meskipun tidak meminta maaf secara langsung, BYD menekankan pentingnya dealer memberikan penanganan optimal terhadap keluhan konsumen.
Dalam unggahannya, Akbar Faizal mengeluhkan bahwa mobil listrik BYD yang ia beli melalui kredit tidak kunjung diperbaiki setelah dibawa ke bengkel resmi. Dia menyebut bahwa pelayanan pascapenjualan sangat buruk dan tidak memuaskan. Masalah ini terkait dengan unit Seal Premium yang dibelinya pada Desember 2025. Meskipun telah dibawa ke bengkel resmi, analisa yang salah membuat kondisi mobil semakin parah dan harus dikembalikan untuk diperbaiki lagi.
BYD menegaskan bahwa mereka terus mendorong dealer untuk merespons keluhan konsumen dengan cepat dan memberikan penanganan yang optimal. Perlu adanya kolaborasi antara konsumen, dealer, asuransi, dan leasing untuk menyelesaikan permasalahan dengan baik. Dengan demikian, diharapkan masalah yang dialami Akbar Faizal dan konsumen lainnya dapat diselesaikan dengan baik dan memuaskan.
