Tuesday, October 13, 2026

Laris Chandra Kenalkan Coolant Racing, Ini Keistimewaannya!

Share

PT Laris Chandra memanfaatkan ajang Automechanika Jakarta 2026 untuk memperkenalkan Prestone Coolant Racing, cairan radiator yang dirancang khusus bagi kendaraan dengan kebutuhan performa mesin tinggi. Produk ini menyasar pasar balap dan tidak ditujukan untuk penggunaan pada mobil penumpang harian.

Dirancang untuk kebutuhan balap

Brand Strategist PT Laris Chandra, Johnson Wijaya, menjelaskan Prestone Coolant Racing memiliki formulasi non-ethylene glycol. Menurut dia, karakter tersebut memberikan keunggulan dari sisi keselamatan ketika terjadi kerusakan pada sistem pendingin kendaraan.

“Kenapa non-ethylene glycol? Pada saat tabrakan atau radiator pecah, radiator yang posisinya ada di depan, maka coolant tidak akan menyebabkan permukaan jalan menjadi licin,” ujar Johnson.

Selain formulasi tersebut, cairan radiator ini diklaim lebih tahan terhadap korosi atau karat. Prestone Coolant Racing juga dirancang untuk membantu menjaga suhu mesin tetap ideal serta memiliki titik didih yang lebih sesuai dengan kebutuhan kendaraan balap.

Namun, spesifikasi itu sekaligus membuat penggunaannya lebih terbatas. Laris Chandra tidak menganjurkan produk tersebut untuk mobil penumpang yang digunakan sehari-hari karena peruntukannya memang lebih spesifik.

“Untuk mobil penumpang memang tidak dianjurkan untuk pakainya. Makanya memang market-nya niche sekali, tapi kita coba untuk menggebrak itu,” kata Johnson.

Memperkenalkan ekosistem produk

Kehadiran Laris Chandra di Automechanika Jakarta 2026 tidak hanya berfokus pada peluncuran atau pengenalan Prestone Coolant Racing. Perusahaan tersebut turut menampilkan sejumlah brand yang berada dalam naungannya sebagai bagian dari ekosistem produk untuk kebutuhan kendaraan.

Johnson mengatakan, keikutsertaan di pameran itu menjadi kesempatan bagi Laris Chandra untuk memperkenalkan berbagai merek yang dimiliki kepada pengunjung. Produk-produk tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan perawatan kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.

“Jadi, keikutsertaan di Automechanika ini memang Laris Chandra itu ingin memperkenalkan yang pertama pasti adalah brand-brand yang kita punya. Jadi memang kita juga memperkenalkan ekosistem. Kita menciptakan ekosistem yang di mana kita mempunyai brand-brand yang bisa mensupport segala kebutuhan dari kebutuhan kendaraan, baik motor atau mobil,” jelasnya.

Ia menambahkan, pameran tersebut juga membuka peluang bisnis karena berlangsung dalam skema Business-to-Business (B2B). Melalui partisipasi itu, Laris Chandra ingin memperlihatkan kemampuannya dalam mendukung kebutuhan ekosistem otomotif sekaligus menjangkau pihak-pihak yang berkaitan dengan pembelian dan perawatan kendaraan.

“Jadi, prinsipnya kita memperkenalkan Laris Chandra ini bisa mensupport ekosistem dan juga membutuhkan dukungan dari semua pembeli kendaraan. Itu yang kita tampilkan di sini,” ujar Johnson.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto