Sunday, August 9, 2026

Layanan Stroke Cepat Terintegrasi: Kurangi Risiko Kecacatan

Share

Cepat dan Terintegrasi: Kunci Penting dalam Penanganan Stroke

Penanganan stroke yang cepat dan terintegrasi menjadi faktor penentu dalam meningkatkan peluang kesembuhan pasien serta menekan risiko kecacatan. Hal ini menjadi sorotan dari Direktur Siloam Hospitals Bali, dr. Ni Gusti Ayu Putri Mayuni, di Denpasar, Bali.

Kecepatan dalam Diagnosis dan Koordinasi lintas Disiplin

Menurut dr. Mayuni, pelayanan stroke harus didasarkan pada kecepatan diagnosis, pengambilan keputusan medis, dan koordinasi lintas disiplin untuk memastikan pasien mendapatkan terapi sesuai kondisinya. Pasien stroke iskemik memiliki golden period sekitar 4,5 jam sejak munculnya gejala untuk mendapatkan terapi yang optimal. Di Indonesia, stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian, sehingga kesiapan sistem layanan stroke dari awal hingga rehabilitasi sangat diperlukan dalam pelayanan kesehatan.

Standar Pelayanan Stroke yang Baik

Dr. Mayuni menegaskan bahwa standar pelayanan stroke yang baik bukan hanya soal pengakuan atau sertifikasi, melainkan bagaimana sistem tersebut dapat diterapkan secara nyata untuk kepentingan pasien. Standar tersebut harus memastikan pelayanan yang cepat, aman, terkoordinasi, dan memberikan peluang pemulihan yang optimal bagi setiap pasien.

Layanan stroke yang komprehensif mencakup berbagai tahapan, mulai dari penanganan di unit gawat darurat, pemeriksaan radiologi dan laboratorium, terapi reperfusi, perawatan intensif, rehabilitasi medik, hingga edukasi kepada pasien dan keluarga. Seluruh tahapan tersebut harus dilakukan berdasarkan pedoman klinis berbasis bukti dan dievaluasi secara berkala.

Sebagai contoh, data layanan stroke di Siloam Hospitals Bali mencatat bahwa sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026, terdapat 44 kasus stroke yang ditangani. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapa pasien yang mendapatkan terapi trombolisis intravena dan trombektomi mekanik, serta sebagian besar pasien mengalami perbaikan kondisi.

Baru-baru ini, sistem layanan stroke di rumah sakit tersebut memperoleh Clinical Care Program Certification for Stroke dari Joint Commission International (JCI), menandakan bahwa rumah sakit tersebut memiliki sistem penanganan stroke yang memenuhi standar internasional.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto