Saturday, June 13, 2026

Menilik Melemahnya Permintaan Bitcoin ke Level Terendah 12/2025

Share

Permintaan Bitcoin Anjlok ke Level Terendah dalam Waktu yang Lama

Permintaan terhadap Bitcoin (BTC) turun ke titik terendahnya sejak Desember 2025, memperlihatkan situasi yang tidak menguntungkan bagi mata uang kripto populer tersebut. Metrik permintaan 30 hari CryptoQuant telah mengalami penurunan drastis menjadi minus 147.000 BTC, mencapai level terlemah dalam kurun waktu yang lama.

Penurunan Permintaan Bitcoin di Pasar

Indikator tersebut membandingkan antara pasokan koin dari penambang baru dan yang diaktifkan kembali dengan jumlah Bitcoin yang diserap oleh pasar. Dengan angka negatif seperti saat ini, artinya lebih banyak koin BTC yang masuk ke pasar daripada yang diserap oleh pembeli. Hal ini menyoroti penurunan minat dan permintaan yang signifikan terhadap Bitcoin.

Walaupun Bitcoin sempat mengalami kenaikan harga dari titik terendahnya di bulan Februari, namun permintaan yang lemah ini menunjukkan kekhawatiran yang masih menghantui pasar. Harga mencapai US$ 77.000 atau sekitar Rp 1,37 miliar, namun kondisi ini tidak sepenuhnya membawa dampak positif bagi masa depan BTC.

Potensi Dampak Terhadap Harga Bitcoin

Situasi ini membuat pasar Bitcoin semakin tergantung pada pembelian baru untuk mendorong harga keluar dari zona stagnan saat ini. Dengan permintaan yang terus menurun, harga Bitcoin berpotensi bergerak menuju level US$ 70.000 atau sekitar Rp 1,24 miliar jika investor tidak menunjukkan minat yang lebih kuat.

Para analis pun memperingatkan bahwa Bitcoin masih menghadapi resistensi di atas US$ 80.000 dan harga bisa turun lebih rendah lagi jika kelemahan permintaan terus berlanjut. Meskipun mencatat rekor tertinggi di atas US$ 126.000 pada Oktober tahun lalu, namun saat ini Bitcoin harus menghadapi tantangan baru yang bisa memengaruhi pergerakan harganya di masa mendatang.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto