Menurut Michael Saylor, arus modal dan sistem kredit global kini menjadi faktor utama yang mengatur harga Bitcoin. Dia menjelaskan bahwa arus modal saat ini mendorong harga, sementara peran perbankan dan kredit digital akan mempengaruhi pertumbuhan Bitcoin ke depannya. Hal ini menandakan pergeseran fokus dari mekanisme halving ke adopsi Bitcoin sebagai aset cadangan oleh infrastruktur keuangan tradisional, kredit institusional, dan modal dari Wall Street.
Adam Livingston, seorang analis, menganggap bahwa MicroStrategy, perusahaan yang dipimpin oleh Saylor, telah berhasil dalam strateginya. Mereka telah berhasil mengumpulkan jumlah Bitcoin yang signifikan, menciptakan “parit pertahanan” yang sulit untuk ditandingi. Biaya yang dibutuhkan oleh perusahaan lain untuk meniru strategi ini dianggap terlalu besar, sehingga pelaku pasar lain lebih fokus pada membangun infrastruktur di bawah dominasi perusahaan tersebut.
Dengan perkembangan ini, Bitcoin memasuki babak baru di mana kekuatan institusi dan arus modal global menjadi faktor kunci dalam menentukan ketahanannya di pasar. Perubahan yang terjadi menandakan pergeseran landscape Bitcoin menuju era di mana adopsi institusi dan arus modal internasional memainkan peran sentral.
