Wednesday, June 10, 2026

Mobil Listrik BYD Bermasalah: Aftersales Dipertanyakan

Share

Pengguna mobil listrik BYD, Akbar Faizal, mengungkapkan kekecewaannya terhadap layanan purna jual dari produsen otomotif Tiongkok tersebut. Pengalaman yang tidak menyenangkan ini terutama terkait dengan pelayanan purna jual yang dinilai buruk. Faizal merasa frustrasi karena mobil yang ia beli melalui skema kredit dari Clipan Finance Indonesia tidak kunjung diperbaiki setelah dibawa ke bengkel resmi.

Faizal, seorang politikus dan mantan anggota DPR RI, menyoroti kondisi mobil listrik BYD model Seal Premium yang ia beli pada Desember 2025. Ia menemukan masalah pada mobilnya namun tidak mendapatkan penyelesaian yang memuaskan, malah kerusakan semakin bertambah parah. Bahkan, menurut Faizal, bengkel resmi melakukan analisa yang salah sehingga membuat masalah pada mobilnya menjadi lebih rumit dan akhirnya mobil harus kembali ke bengkel.

Kisah Faizal ini mendapat sorotan dari netizen di media sosial yang menekankan pentingnya layanan purna jual yang baik bagi produsen otomotif, terutama bagi brand yang sedang berkembang di pasar mobil listrik Indonesia. Postingan Faizal terus mendapatkan perhatian dari publik, dengan ratusan ribu pengguna sosial media telah melihat unggahannya hingga Jumat 10 April 2026. Semua ini menunjukkan betapa pentingnya pelayanan purna jual yang dapat memengaruhi reputasi produsen otomotif di mata konsumen.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto