Tuesday, October 13, 2026

Mufti Muis Karim Kejar Tiket Dakar di Rallye du Maroc

Share

Mufti Muis Karim memperluas target balapnya setelah menjuarai IRRA Moto 2025. Pembalap yang meraih gelar King of IRRA Moto 2025 itu akan tampil di Rallye OLA Energy du Maroc 2026, ajang yang menjadi bagian dari kalender FIA-FIM World Rally-Raid Championship (W2RC).

Mufti dijadwalkan turun di kelas Rally2 dengan mengendarai Honda CRF 450 Rally. Balapan di Maroko tersebut menjadi salah satu tahap penting dalam upayanya mengejar kesempatan tampil di Dakar Rally 2027.

Menanti tantangan 2.637 kilometer

Rallye du Maroc 2026 berlangsung pada 28 September hingga 3 Oktober 2026. Putaran keempat W2RC musim ini akan dimulai dari Agadir. Setelah itu, peserta bergerak menuju Zagora, kawasan di gerbang Sahara yang berfungsi sebagai pusat bivak sekaligus lokasi finis untuk lima etape.

Untuk kategori FIM, termasuk Rally2 yang diikuti Mufti, jarak tempuh keseluruhan mencapai sekitar 2.637 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.530 kilometer merupakan special stage yang menentukan persaingan di lintasan.

Rute balapan menyajikan berbagai karakter medan, mulai dari gravel dan bebatuan hingga pasir serta dune khas gurun Maroko. Tingkat persaingan juga tidak ringan. Berdasarkan entry list resmi Rallye du Maroc 2026, kelas Rally2 diikuti 110 kompetitor dari berbagai negara, termasuk pembalap dari tim pabrikan dan privateer berpengalaman.

Situasi tersebut membuat partisipasi di Maroko bukan sekadar kesempatan bagi Mufti untuk menjajal kemampuan di luar negeri. Ia juga harus beradaptasi dengan lintasan yang lebih panjang, medan yang beragam, serta persaingan dengan pembalap rally raid dari berbagai latar belakang.

Beranjak dari KTM EXC 250

Perubahan besar juga terjadi pada motor yang digunakan Mufti. Saat mengikuti IRRA 2025, ia mengandalkan KTM EXC 250 dan berlaga di kelas XM2. Penampilannya membawanya menjadi juara Overall 1 kategori Moto sekaligus mengantarkan dirinya meraih gelar King of IRRA Moto 2025.

Untuk menghadapi Rallye du Maroc, ia beralih ke Honda CRF 450 Rally. Pergantian tersebut menandai peningkatan tantangan yang dihadapi, baik dari sisi motor maupun level kompetisi. Karakter lintasan, jarak balapan, dan tuntutan kelas Rally2 menjadi bagian dari proses adaptasi yang harus dijalani Mufti.

Rallye du Maroc memiliki posisi khusus dalam persiapan menuju Dakar. Penyelenggara W2RC menyebut ajang itu sebagai “final dress rehearsal for the Dakar” karena medan gurun Afrika yang dihadirkan dinilai memberikan pengalaman yang dekat dengan tantangan Dakar.

Bagi Mufti, setiap kilometer di Maroko menjadi bagian dari proses menuju target tersebut. Setelah mencatat prestasi di IRRA, ia kini akan mengukur kemampuannya di panggung W2RC dengan ambisi melangkah dari Majalengka menuju persaingan rally raid internasional dan mengejar peluang tampil di Dakar Rally 2027.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto