Pemkot Singkawang Beri Pelatihan Tenun untuk Meningkatkan Industri Kreatif
Pemerintah Kota Singkawang di Kalimantan Barat memberikan pelatihan tenun kepada perajin setempat pada Senin (18/5) dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di industri kreatif serta melestarikan warisan budaya daerah.
Fokus Pelatihan dan Dampaknya bagi Industri Kreatif
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan pentingnya pengembangan SDM dalam melestarikan warisan budaya dan bersaing di industri kreatif yang tengah berkembang pesat. Kain tenun bukan hanya sekadar kerajinan, melainkan bagian dari identitas budaya yang kaya akan sejarah, filosofi, dan kearifan lokal.
Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kompetensi perajin lokal agar mampu menghasilkan produk dengan kualitas, inovasi, dan daya saing yang tinggi di pasar nasional maupun global. Peserta pelatihan diajarkan teknik menenun, desain kontemporer, manajemen produksi, serta strategi pemasaran digital guna mendukung pengembangan usaha perajin.
Pelatihan untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Tjhai Chui Mie menekankan bahwa penguatan kapasitas SDM industri kreatif merupakan bagian dari dorongan pertumbuhan ekonomi daerah. Produk tenun berkualitas tinggi diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta menciptakan peluang kerja baru.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai modal untuk berinovasi tanpa melupakan akar budaya,” ujarnya.
Ia berharap pelestarian budaya yang dielola secara profesional tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, melainkan juga menjadi sumber kesejahteraan melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
