Pemekaran Kabupaten Bogor Barat yang sebelumnya hanya menjadi wacana, kini telah memasuki tahap serius menurut Bupati Bogor Rudy Susmanto. Dalam acara Lokakarya, Pelantikan, dan Musyawarah Kerja Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB), Rudy menegaskan bahwa langkah administratif dan teknis telah diambil dengan cermat. Pemekaran ini, yang telah menjadi perjuangan selama lebih dari 30 tahun, memerlukan evaluasi menyeluruh untuk menghindari stagnasi. Rudy menyatakan bahwa kejelasan terkait lokasi ibu kota, ketersediaan lahan, dan perencanaan kawasan pemerintahan menjadi kendala utama yang dihadapi dalam pemekaran tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengambil langkah konkret dengan mengirimkan surat resmi kepada PT Perkebunan Nusantara untuk permohonan lahan calon daerah persiapan Kabupaten Bogor Barat. Selain itu, perencana ibu kota negara juga dilibatkan dalam menyusun konsep ibu kota Kabupaten Bogor Barat. Rudy juga menekankan peningkatan signifikan anggaran infrastruktur sejak awal masa kepemimpinannya, dengan target pembukaan lahan pada 2027 dan pembangunan pusat pemerintahan pada 2028.
Pemekaran ini dianggap sebagai kebutuhan masyarakat Bogor Barat untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Rudy juga mengajak seluruh tokoh masyarakat dan elemen daerah untuk menjaga persatuan demi terwujudnya pemekaran Kabupaten Bogor Barat.
