Akademisi dari Universitas Nusa Cendana, Dr. Roland E. Fanggidae, mendorong pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengoptimalkan program prioritas nasional dan potensi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026. Menurutnya, sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat penting untuk mencapai target kenaikan PAD yang telah ditetapkan oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena.
Dr. Roland menekankan perlunya mengurangi ketergantungan terhadap transfer anggaran dari pemerintah pusat dengan melakukan rasionalisasi dan pengetatan anggaran di masa depan. Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi sumber-sumber PAD baru melalui sektor pariwisata premium, pengembangan komoditas unggulan berbasis One Village One Product (OVOP), dan pemetaan ulang potensi daerah.
Tak hanya itu, Dr. Roland juga menekankan reformasi perpajakan daerah yang serius, termasuk penyempurnaan regulasi, sistem pemungutan, dan penutupan celah kebocoran administratif. Ia merekomendasikan penguatan tata kelola dan kelembagaan melalui kebijakan berbasis kinerja serta mendorong reformasi birokrasi, optimalisasi potensi daerah, penguatan BUMD, dan konsolidasi lintas sektor untuk mencapai target peningkatan PAD 2026.
