Pemkab Muba Tutup Akses Jembatan Lalan Selama Satu Bulan
Pemkab Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, telah memutuskan untuk menutup sementara akses Jembatan Lalan selama satu bulan mulai Kamis, 30 April 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mempercepat proses revitalisasi jembatan yang mengalami kerusakan akibat tertabrak tongkang batu bara pada bulan Agustus tahun lalu.
Kebijakan Penutupan Akses Jembatan
Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, menjelaskan bahwa penutupan akses ini merupakan langkah terbaik untuk memastikan kelancaran proses revitalisasi. Dengan menutup akses, proses pengerjaan dapat berjalan tanpa hambatan yang berarti. Penutupan juga meliputi area sekitar alur sungai yang terhubung dengan jembatan untuk mencegah terjadinya insiden serupa yang dapat mengganggu kelancaran pekerjaan.
“Penutupan ini bukan bertujuan untuk menghambat aktivitas masyarakat, namun sebagai upaya agar jembatan dapat segera difungsikan kembali dengan keamanan yang terjamin,” ujar Toha.
Maksimalkan Pekerjaan Revitalisasi
Perwakilan dari kontraktor yang bertanggung jawab atas revitalisasi jembatan, Bagus, menyatakan bahwa pihaknya akan memaksimalkan pekerjaan yang dilakukan, terutama pada tahap pemancangan struktur penyangga. Penutupan akses jembatan dilakukan dalam waktu yang bersamaan dengan proses pemancangan struktur baja agar proses revitalisasi dapat berjalan dengan optimal.
“Target penyelesaian revitalisasi Jembatan Lalan telah ditetapkan pada bulan Desember 2026. Akses ini sangat dinantikan oleh masyarakat, sehingga kami berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” tambah Bagus.
Sumber: Antara
