Pemerintah Kota Makassar berencana mengoperasikan Pete-pete Laut pada bulan Mei atau Juni 2026 untuk mendukung akses transportasi dan aktivitas masyarakat kepulauan di wilayah tersebut. Moda transportasi laut ini akan melayani beberapa pulau di sekitarnya seperti Barrang Lompo, Barrang Caddi, dan Lanjukang dengan kapasitas puluhan orang. Keberadaan Pete-pete Laut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara daratan Kota Makassar dan wilayah kepulauan sekitarnya.
Langkah ini merupakan bagian dari program visi-misi pemerintahan Mulia (Munafri-Aliyah) untuk warga pulau dan juga melibatkan pembangunan dermaga dan rumah singgah bagi warga pulau di Kota Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rencana ini saat menerima kunjungan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan RI, Suharto, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, dengan menegaskan pentingnya sistem transportasi laut terintegrasi untuk mendukung mobilitas warga kepulauan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, memberikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan terhadap warga kepulauan. Ia menyoroti kemudahan akses layanan administrasi kependudukan dan penerangan jalan di wilayah kepulauan sebagai bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pulau-pulau terpencil. Hal ini juga mencerminkan komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kepulauan di Kota Makassar.
