Pemprov Kalimantan Timur Jadikan Berau Sebagai Wilayah Pilot Project Pencegahan Stunting
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memilih Kabupaten Berau sebagai wilayah pilot project dalam upaya penyediaan protein ikan murah berbasis komoditas lokal. Langkah strategis ini diambil untuk mengurangi angka stunting di provinsi tersebut.
Potensi Perikanan yang Belum Optimal
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyatakan bahwa potensi perikanan laut dan darat di Kalimantan Timur sangat melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat, seperti Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk memastikan agar produk perikanan bukan hanya menjadi komoditas ekonomi semata.
Ikan Lokal Sebagai Sumber Protein Penting
Gubernur Rudy menekankan pentingnya ikan sebagai sumber protein hewani yang krusial untuk pertumbuhan anak-anak dan pencegahan gangguan pertumbuhan janin. Ia menyatakan bahwa kandungan gizi dari ikan lokal tidak kalah dengan bahan pangan impor namun dengan harga yang lebih terjangkau.
Dalam rangka memaksimalkan program ini, Gubernur Rudy mendorong para kepala daerah dan instansi terkait untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan. Selain itu, pengembangan produk olahan ikan berbasis UMKM lokal juga perlu ditingkatkan agar minat masyarakat, khususnya anak-anak, untuk mengonsumsi ikan semakin meningkat.
Selain fokus pada sektor perikanan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga secara rutin menggelar program pangan murah dan operasi pasar terpadu di wilayah padat penduduk serta daerah rentan gizi. Melalui program ini, masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan sayuran dengan harga di bawah pasar.
Sumber: Antara
