Wednesday, August 12, 2026

Penguji Laboratorium Obat dan Makanan di BBPOM Makassar: Perkuat Kompetensi Sekarang!

Share

BBPOM Perkuat Kompetensi Penguji Laboratorium di Makassar

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar terus meningkatkan kualitas pengawasan obat dan makanan dengan memberikan bimbingan teknis kepada para penguji laboratorium. Hal ini sebagai upaya untuk memperkuat kompetensi personel dalam menjaga mutu dan keandalan hasil pengujian laboratorium.

Kompetensi Personel Sebagai Faktor Utama

Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan, menekankan pentingnya kompetensi personel sebagai faktor utama dalam menjaga keandalan data hasil pengujian. Menurutnya, laboratorium pengawasan obat dan makanan harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi analisis untuk menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan telah menerapkan standar ISO/IEC 17025:2017, Yosef menegaskan bahwa mempertahankan kompetensi yang ada tidaklah cukup. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas personel, penguasaan metode analisis, dan mengikuti perkembangan teknologi instrumen sangat diperlukan untuk memenuhi standar validitas dan akuntabilitas.

Tantangan dalam Pengawasan Produk Obat dan Kosmetik

Selain itu, Yosef juga menyadari bahwa peredaran produk obat bahan alam dan kosmetik ilegal masih menjadi tantangan dalam pengawasan. Oleh karena itu, laboratorium memegang peran strategis dalam mendeteksi dan mengidentifikasi kandungan berbahaya untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Kesiapan sumber daya manusia yang kompeten menjadi kunci agar laboratorium bisa memberikan dukungan optimal dalam pengawasan produk obat bahan alam, suplemen kesehatan, dan kosmetik di masyarakat. Dengan terus memperkuat kompetensi penguji laboratorium, BBPOM Makassar berharap dapat terus meningkatkan mutu pengawasan obat dan makanan di wilayahnya.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto