Saturday, June 13, 2026

Penyebab Harga Bitcoin Turun Hari Ini: Analisis Lengkap

Share

Bitcoin Terus Tertekan oleh Arus Keluar Dana dari ETF Spot di Amerika Serikat

Tekanan terhadap Bitcoin semakin besar karena arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Dalam sembilan sesi perdagangan berturut-turut, sekitar USD$ 2,8 miliar dana keluar dari ETF tersebut. Dalam periode 10 hari, total arus keluar bahkan mendekati USD$ 3 miliar.

Permintaan Bitcoin Melemah dengan Keluarnya Dana dari ETF

ETF selama ini menjadi salah satu sumber permintaan terbesar bagi Bitcoin. Ketika aliran dana tersebut melemah, pasar menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual. Sentimen pasar terganggu setelah perusahaan Strategy melakukan penjualan Bitcoin pertamanya sejak 2022. Meski jumlah yang dijual hanya 32 BTC, langkah tersebut memicu kekhawatiran investor. Bahkan perusahaan yang dikenal bullish terhadap Bitcoin pun dapat menjual asetnya ketika membutuhkan likuiditas.

Pasar Derivatif dan Level Kunci Bitcoin

Pasar derivatif memperburuk kondisi setelah Bitcoin menembus area psikologis USD$ 70.000, menyebabkan gelombang likuidasi posisi beli. Banyak investor terpaksa keluar dari pasar karena harapan harga kembali naik pupus. Analis menilai level USD$ 70.000 menjadi area penting yang harus direbut kembali oleh Bitcoin. Jika harga mampu kembali ke atas level tersebut, penurunan saat ini kemungkinan hanya merupakan aksi jual akibat kebutuhan likuiditas jangka pendek.

Namun jika gagal, perhatian pasar akan tertuju pada area pertengahan USD$ 60.000 sambil memantau arus dana ETF, data likuidasi, serta apakah proyek-proyek AI raksasa masih terus menyedot modal dari pasar kripto.

Meski demikian, sejumlah analis menilai kondisi ini tidak mengubah prospek jangka panjang Bitcoin. Fenomena ini menunjukkan Bitcoin kini telah menjadi aset yang cukup besar dan likuid sehingga sering digunakan investor sebagai sumber dana ketika muncul peluang investasi baru di sektor lain.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto