Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mempercepat penanganan bencana di Pulau Sumatera dengan mayoritas infrastruktur yang kini berfungsi kembali. Menurut Dody, kondisi jalan dan jembatan nasional tidak mengalami kendala signifikan meskipun terdapat beberapa longsoran, namun dapat terselesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam. Data menunjukkan bahwa 107 ruas jalan dan 43 jembatan terdampak telah pulih sepenuhnya.
Fokus perbaikan saat ini difokuskan di Provinsi Aceh yang menghadapi curah hujan tinggi dan timbunan lumpur. Untuk mengantisipasi bencana lanjutan, Kementerian PU mempercepat pengendalian sedimen dan pembangunan sabo dam di daerah tersebut. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan BMKG diperkuat dalam pelaksanaan modifikasi cuaca dan program padat karya untuk pembersihan kawasan permukiman. Pemulihan layanan dasar, seperti sistem penyediaan air minum dan pembangunan sumur bor juga menunjukkan progres yang signifikan.
Kementerian PU berkomitmen untuk mempercepat penanganan bencana dengan prinsip build back better, yang bertujuan untuk memastikan infrastruktur lebih tangguh dan mendukung pemulihan sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Upaya ini juga mencakup pemantauan lapangan yang dilakukan hingga pelosok guna memastikan kebutuhan infrastruktur darurat terpenuhi, seperti pembangunan jembatan sementara untuk menjaga distribusi logistik tetap lancar. Kementerian PU secara aktif terlibat dalam memastikan bahwa penanganan bencana dilakukan dengan cepat dan efisien untuk mendukung pemulihan di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh.
