Ryan Nirwan menutup musim 2026 dengan pencapaian penting bersama Adi Indiarto dan Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI). Mengandalkan Toyota GR Yaris Rally2, pasangan ini meraih dua kemenangan di Kejurnas Rally serta menjaga konsistensi dalam empat seri yang dijalani. Hasil tersebut mengantarkan Ryan meraih gelar double winner pada musim ini.
Prestasi itu terasa semakin berarti karena persaingan Kejurnas Rally dan Sprint Rally tahun ini dinilai lebih kompetitif dibandingkan musim sebelumnya. Bagi Ryan, tantangan terbesar bukan hanya merebut kemenangan, melainkan mempertahankan performa setelah melalui musim perdana dengan GR Yaris Rally2.
“Kalau dari sisi persaingan, tahun ini jauh lebih kompetitif. Tahun lalu setelah seri pertama, secara waktu sebenarnya kita sudah bisa improve. Ada bagusnya juga karena itu tahun pertama kita dengan mobil ini, jadi kita belum terlalu paham dengan karakter mobil,” ujar Ryan.
Data musim pertama jadi modal pengembangan
Memasuki tahun kedua menggunakan mobil tersebut, Ryan dan tim memiliki bekal pengalaman serta data yang lebih banyak. Informasi dari musim sebelumnya digunakan untuk meningkatkan kemampuan pembalap sekaligus mengembangkan performa mobil.
Ryan menyebut waktu istirahatnya tahun ini lebih sedikit dibandingkan musim lalu. Namun, pengalaman berlomba membuat proses evaluasi dan pengembangan dapat dilakukan dengan dasar yang lebih kuat.
“Tahun ini pas banget, kita sudah punya cukup banyak data untuk mengembangkan skill dan performa mobil. Mungkin istirahat kita lebih kurang dibanding tahun lalu, tapi namanya balapan pasti selalu ada yang bisa diperbaiki terus-menerus,” katanya.
Menurut Ryan, jam terbang menjadi salah satu faktor utama yang membantu peningkatan performanya. Semakin sering mengendarai GR Yaris Rally2, ia semakin memahami karakter mobil dan dapat menentukan setelan yang lebih sesuai dengan gaya mengemudinya.
“Menurut gue tidak ada yang lebih berpengaruh dari sitting time. Dengan itu kita bisa lebih banyak belajar. Kita juga tidak berhenti improve, terus belajar, makin mengerti dengan mobil ini, dan setelan mobil juga sudah menuju ke yang lebih gue prefer,” tutur Ryan.
Ryan apresiasi Adi Indiarto dan TGRI
Ryan menilai keberhasilan musim ini juga tidak terlepas dari perkembangan chemistry bersama Adi Indiarto. Komunikasi di dalam mobil semakin baik, sementara pemahaman keduanya terhadap kebutuhan masing-masing sebagai pereli dan co-driver semakin kuat.
“Terima kasih untuk Adi Indiarto. Tahun ini kita benar-benar semakin klop dan semuanya berkembang. Dia sebagai co-driver juga berkembang, komunikasi kita semakin oke,” kata Ryan.
Ia menyadari bahwa mempertahankan pencapaian bukan perkara mudah. Karena itu, keberhasilan meraih double winner menjadi salah satu pencapaian terbaik dalam kariernya.
“Yang jelas cukup happy karena target kita sudah tercapai dan bisa back-to-back atau double winner. Ini salah satu pencapaian terbaik. Mempertahankan itu lebih susah daripada mencapai,” ujar Ryan.
Ryan turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TGRI, termasuk pimpinan tim, kru rally, manajemen, dan tim media. Ia juga berterima kasih kepada keluarga yang terus memberikan doa serta kepada TAM, TMO, TCD, dan BRM atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sepanjang musim.
“Mudah-mudahan kita bisa terus membanggakan,” tutup Ryan.
