Operasi Penipuan Kripto Besar-besaran Terbongkar di Kyiv
Sebuah operasi penipuan kripto besar-besaran baru-baru ini terbongkar di Kyiv, dengan seorang spesialis teknologi informasi (IT) berusia 25 tahun diduga sebagai otak di baliknya. Operasi ini melibatkan lebih dari 46 orang yang ditempatkan di beberapa kantor di Kyiv dan sekitarnya.
Modus Operandi Penipuan
Tim teknis dalam operasi ini bertanggung jawab membangun dan mengelola situs investasi palsu. Mereka juga menggunakan pekerja lain untuk menghubungi calon korban. Selain menguras aset kripto, situs tersebut juga meminta data pribadi saat pendaftaran calon investor. Data yang dikumpulkan termasuk informasi paspor, nomor telepon, alamat email, data login, kata sandi, dan foto. Data tersebut memiliki potensi untuk disalahgunakan pada kasus pencurian identitas dan penipuan lebih lanjut.
Kejaran Polisi
Upaya penyelidikan tidak sia-sia, polisi berhasil melacak asal perangkat server kelompok penipu ini hingga ke Belanda. Dengan mengakses basis data, penyidik berhasil mendapatkan informasi berharga berupa daftar korban, alamat dompet kripto, nilai aset yang diduga dicuri, dan komunikasi internal.
Para korban yang terkena imbas dari operasi penipuan ini berasal dari berbagai negara, termasuk Jerman, Polandia, Lithuania, Latvia, Spanyol, Prancis, Inggris, Kanada, dan Israel. Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengidentifikasi korban serta melacak pelaku lain yang terlibat dalam jaringan penipuan kripto ini.
