Tuesday, May 12, 2026

Prediksi Harga Bitcoin Terbaru: Bernstein Sebut Kenaikan Berlanjut

Share

Harga Bitcoin Diprediksi Melonjak, Pasar Aset Digital Masuki Fase Pertumbuhan Baru

Perusahaan riset Bernstein memprediksi lonjakan harga bitcoin (BTC) dalam waktu dekat. Pasar aset digital diyakini memasuki fase pertumbuhan baru seiring dengan Bitcoin mendekati USD 80.000. Menurut laporan dari Bernstein, penurunan harga baru-baru ini hingga USD 60.000 dipandang sebagai titik terendah yang signifikan bagi pasar.

Asimetris Dukungan untuk Pertumbuhan Bitcoin

Tim analis dari Bernstein, yang dipimpin oleh Gautam Chhugani, menyoroti bahwa saat ini industri Bitcoin berada pada posisi untuk mengalami “kenaikan asimetris” yang didorong oleh kombinasi antara investasi profesional dan integrasi sistem keuangan tradisional. Mereka optimis bahwa periode signifikan bagi pasar aset digital ini masih akan datang dalam waktu dekat.

Chhugani menyatakan, “Hari-hari terbaik kripto ada di depan yang akan tercermin dalam siklus kenaikan harga kripto yang lebih tinggi dan secara struktural lebih panjang.” Analis ini meyakini bahwa Bitcoin akan terus menunjukkan pertumbuhan positif ke depannya.

Penetrasi Wall Street ke Pasar Bitcoin

Sementara itu, Wall Street juga semakin menunjukkan minatnya pada Bitcoin. Data menunjukkan bahwa sekitar 60% dari total pasokan Bitcoin tidak berpindah tangan selama lebih dari setahun, menunjukkan adanya basis pengikut jangka panjang yang kuat. Hal ini diperkuat dengan permintaan besar dari dana yang diperdagangkan di bursa serta perusahaan yang mulai melirik aset digital ini. Contohnya adalah perusahaan aset digital Strategy yang saat ini memiliki 818.334 Bitcoin.

Produk khusus seperti “STRC” menjadi daya tarik bagi investor yang mencari cara untuk mendapatkan eksposur terhadap aset digital dengan imbal hasil tinggi namun volatilitas rendah. Ini menandai perubahan fundamental dalam cara orang melihat dan memiliki Bitcoin, dengan Bitcoin semakin diterima di berbagai lapisan masyarakat dan dunia keuangan.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto