Wednesday, August 12, 2026

Revitalisasi dan Tambahan Dermaga di Lintas Utama Komersial: Bambang Haryo

Share

PT ASDP Indonesia Ferry kembali menerima suntikan penyertaan modal negara (PMN) non tunai berupa 10 kapal motor penumpang milik Kementerian Perhubungan senilai Rp460 miliar pada tahun 2024. Hal ini merupakan tindak lanjut dari bantuan sebelumnya pada tahun 2023 berupa 12 kapal penumpang senilai Rp388 miliar dalam bentuk barang milik negara (BMN).

Pengamat Transportasi, Bambang Haryo Soekartono, mengungkapkan pentingnya prioritas PT ASDP dalam meminta revitalisasi dan penambahan dermaga terutama bagi lintas utama komersial yang mengalami ketidakseimbangan antara jumlah kapal dengan kapasitas dermaga. Dalam hal ini, Bambang Haryo menekankan agar PT ASDP memanfaatkan sebagian keuntungannya untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Menurut Bambang Haryo, pelabuhan merupakan alat produksi yang sama pentingnya dengan kapal, sehingga diperlukan anggaran tambahan untuk pembangunan dermaga di lintas komersial utama seperti Merak – Bakaeuheuni, Ketapang – Gilimanuk, Padang bai – Lembar, Lombok – Pototano, Bajoe – Kolaka, dan Palembang – Muntok. Saat ini, dermaga di lintasan tersebut hanya mampu menampung 30-50% dari jumlah kapal yang beroperasi, menyebabkan kemacetan panjang dan kurangnya kapasitas angkut.

PT ASDP diharapkan segera menambah dermaga di lintasan penyeberangan terutama di lintas komersial utama untuk mengantisipasi kemacetan akibat kurangnya dermaga. Keberadaan dermaga yang memadai akan memperlancar operasional kapal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat konsumen. Melalui langkah ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional dapat terstimulasi dengan baik.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto