Kenali Risiko Menunda Ganti Oli Saat Musim Kemarau
Masyarakat seringkali menunda ganti oli kendaraan sebagai cara untuk menghemat biaya perawatan. Namun, kebiasaan ini dapat berakibat fatal pada kondisi mesin, terutama saat musim kemarau. Temperatur tinggi bisa menyebabkan kualitas oli menurun secara drastis, sehingga risiko kerusakan mesin pun semakin besar.
Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants, Mulianto, menjelaskan bahwa suhu lingkungan yang tinggi dapat membuat oli cepat teroksidasi. Hal ini mengurangi kemampuannya dalam melumasi dan melindungi komponen mesin. Penggunaan oli melewati masa pakainya akan meningkatkan risiko keausan komponen mesin.
Perhitungan Waktu Ganti Oli
Banyak orang masih mengandalkan angka kilometer sebagai acuan untuk mengganti oli. Namun, kondisi penggunaan kendaraan juga memiliki pengaruh besar terhadap usia pakai oli. Mobil atau motor yang sering terjebak macet atau berhenti-start akan membuat mesin beroperasi pada suhu yang lebih tinggi, mengakibatkan penurunan kualitas oli lebih cepat.
Hindari hanya memperhatikan odometer kendaraan. Perhatikan juga pola penggunaan, kondisi lalu lintas, dan lamanya penggunaan oli agar perlindungan mesin tetap optimal.
Tips Perawatan Mesin
Selain ganti oli tepat waktu, ada langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga performa mesin. Hindari berkendara dengan RPM tinggi secara berkelanjutan, gunakan oli full synthetic untuk ketahanan ekstra terhadap suhu tinggi dan oksidasi.
Meskipun terlihat sepele, mengganti oli sesuai jadwal adalah salah satu bentuk perawatan paling penting. Selain menjaga performa mesin, tindakan ini juga bisa memperpanjang usia kendaraan dan menghindari biaya perbaikan mahal di masa mendatang.
