Tekanan Jual Bitcoin Mereda: Sinyal Positif Pasar Kripto
Berbagai indikator pasar menunjukkan adanya perubahan dalam aktivitas trading Bitcoin belakangan ini. Menariknya, hal ini juga diikuti dengan beberapa sinyal positif yang muncul meskipun tekanan jual masih terasa.
Perubahan Aktivitas di Pasar Kripto
Menurut laporan terbaru dari Binance Research, terlihat bahwa rasio SLRV Bitcoin, yang membandingkan kepemilikan jangka pendek dan jangka panjang, saat ini berada pada level terendah historis. Hal ini mengindikasikan bahwa aktivitas spekulasi jangka pendek saat ini tidak begitu dominan. Lebih banyak investor yang cenderung memilih menyimpan aset daripada melakukan trading jangka pendek untuk mencari keuntungan cepat.
Sementara itu, Short-Term Holder MVRV, yang mengukur profitabilitas investor jangka pendek, juga menunjukkan peningkatan di atas level 1,0 setelah sempat berada di bawah angka tersebut sejak beberapa bulan lalu. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian investor mulai meraih zona keuntungan yang sebelumnya belum direalisasikan.
Potensi Aksi Jual dan Pengaruh Ekonomi Global
Meskipun beberapa sinyal positif muncul, Binance Research juga mencatat penurunan cadangan Bitcoin di bursa besar seperti Binance. Jumlah cadangan BTC di exchange diklaim telah mencapai level terendah sejak beberapa tahun lalu.
Namun, pasar kripto masih harus menghadapi tekanan dari kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Volatilitas harga Bitcoin terpengaruh oleh kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS, yang pada akhirnya menekan aset berisiko. Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed) juga memainkan peran penting dalam menentukan arah pasar.
Dengan berbagai faktor yang saling terkait ini, pergerakan harga Bitcoin dan pasar kripto secara umum tetap menjadi perhatian utama para pelaku pasar. Sementara tekanan jual mulai mereda, tetap diperlukan kewaspadaan dan pemantauan terhadap perkembangan lebih lanjut untuk mengantisipasi potensi aksi selanjutnya.
