Tuesday, July 21, 2026

Strategi Peningkatan TKDN hingga 80% Melalui Kerjasama CATL dan Toyota

Share

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah menandatangani kemitraan strategis dengan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) untuk memperkuat industri baterai kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Dalam investasi sebesar Rp1,3 triliun, Toyota berencana memproduksi baterai sendiri dan membangun ekosistem rantai pasok dari hulu ke hilir. Saat ini, TMMIN sudah memiliki lini produksi battery pack di Karawang yang memasok baterai untuk model hybrid seperti Toyota Kijang Innova Zenix HEV, Toyota Veloz HEV, dan Toyota Yaris Cross HEV.

Dalam kemitraan dengan CATL, TMMIN akan meningkatkan kapasitas produksi untuk pembuatan sel baterai dan modul secara menyeluruh, yang sebelumnya masih diimpor dan akan diproduksi oleh sumber daya manusia Indonesia. Langkah ini dianggap strategis dalam meningkatkan kandungan lokal baterai dan mengurangi ketergantungan impor. Hal ini juga akan memperkuat industri otomotif nasional baik dalam hal daya saing maupun sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan elektrifikasi.

Penyediaan sel dan modul baterai sendiri oleh TMMIN diharapkan akan meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang sebelumnya hanya sekitar 8 persen menjadi mencapai 80 persen. Sebagai pelopor di Asia Tenggara dalam produksi sel dan modul baterai, TMMIN berencana untuk mulai mengekspor baterai baik yang terpasang pada kendaraan maupun dalam bentuk komponen pada paruh kedua 2026, memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan elektrifikasi.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto