Tuesday, May 19, 2026

Tokocrypto Catat Aset Pengguna Tembus Rp 5 Triliun, Naik 2 Kali Lipat!

Share

Tokocrypto telah memperkuat upaya dalam membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan. Mekanisme verifikasi ini memungkinkan publik dan pengguna untuk meninjau ketersediaan aset secara transparan dan terukur. Hal ini menjadi prioritas utama bagi CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, yang mengakui pentingnya transparansi dalam membangun kepercayaan pengguna, terlebih di tengah dinamika industri kripto yang terus berkembang.

Sebagai salah satu pedagang aset kripto yang berlisensi OJK di Indonesia, Tokocrypto telah merilis Proof of Reserves sejak tahun 2023. Melalui PoR, aset pengguna yang terverifikasi terus mengalami pertumbuhan signifikan. Per 1 Januari 2026, total aset pengguna yang tercatat dalam Proof of Reserves Tokocrypto mencapai USD 345.379.785 atau sekitar Rp 5,8 triliun, hampir dua kali lipat dari periode awal peluncuran.

Calvin menyatakan bahwa pertumbuhan nilai aset pengguna dalam PoR mencerminkan minat investasi aset kripto yang tetap tinggi. Dengan nilai aset mencapai sekitar US$345 juta per 1 Januari 2026, bahwa potensi pertumbuhan ini masih terbuka lebar seiring dengan meningkatnya partisipasi investor dan semakin matangnya ekosistem aset kripto di Indonesia.

Aset-aset utama yang tercatat dalam Proof of Reserves berasal dari token berkapitalisasi besar yang telah mapan secara global dan aktif diperdagangkan, baik di pasar global maupun di Indonesia. Pada 1 Januari 2026, aset tersebut mencakup Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), BNB, dan Tether (USDT). Dengan langkah-langkah transparansi ini, Tokocrypto terus memperkuat posisinya sebagai platform terpercaya bagi para pengguna aset kripto.

Source link

Baca selengkapnya

Crypto