TPKAD Garut memperluas akses keuangan bagi UMKM, sektor pertanian, dan pariwisata dengan memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Program yang telah dijalankan oleh TPAKD sepanjang 2025 bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan formal secara inklusif. Hal ini disampaikan dalam rapat pleno TPAKD di Garut yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan termasuk OJK, Bupati Garut, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.
Program kerja TPAKD Garut tahun 2025 berfokus pada peningkatan akses keuangan masyarakat, pemberdayaan UMKM, serta literasi dan inklusi keuangan bagi perempuan dan disabilitas. Melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI), TPAKD Garut bertujuan untuk mengembangkan sektor unggulan seperti peternakan dan pertanian, serta mengintegrasikan rantai produksi, distribusi, dan pemasaran dengan layanan keuangan formal.
Pada tahun 2026, program EKI akan dikembangkan di Desa Wisata Tepas Papandayan untuk mendukung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal. Inisiatif lain yang dilakukan oleh TPAKD adalah program Berbagi Hewan Kurban (Berehan) yang bertujuan untuk memberdayakan peternak lokal melalui penyediaan hewan kurban.
Bupati Garut menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi lintas sektor, TPAKD Garut berkomitmen untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
