Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, mengingatkan pentingnya peran Majelis Kebudayaan Bali dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian dan inovasi kebudayaan Bali di tengah arus modernisasi dan digitalisasi. Hal ini disampaikan saat pengukuhan Majelis Kebudayaan Bali Gianyar. Wabup Gianyar menekankan bahwa MKB diharapkan tidak hanya sebagai simbol kelembagaan, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam mempertahankan jati diri budaya Bali di era globalisasi. Ia juga mengajak MKB untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, desa adat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan Bali secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan Bali melalui kebijakan, regulasi, dan penganggaran yang mendukung penguatan identitas budaya daerah. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, menyatakan bahwa keberadaan MKB Gianyar menjadi strategis untuk koordinasi dan pelestarian nilai-nilai budaya Bali. Kepengurusan MKB periode 2025-2030 mencakup beberapa tokoh terkemuka dalam bidang kebudayaan Bali. Selain itu, Kabupaten Gianyar diharapkan tetap menjadi pusat peradaban seni dan budaya di Bali yang dikenal hingga tingkat internasional.
